Terlalu Lama Duduk atau Rebahan Tingkatkan Risiko Penyakit, Masyarakat Diminta Aktif Bergerak Setiap Satu Jam

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, Saiki News – Masyarakat dihimbau untuk tidak duduk atau rebahan lebih dari satu jam tanpa jeda gerakan, kecuali saat tidur malam. Imbauan ini disampaikan oleh dr. Fauzan Nanggadita, Sp.KO, dokter spesialis kedokteran olahraga dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO), dalam sebuah acara kesehatan yang berlangsung di Jakarta.

 

Imbauan tersebut disampaikan Fauzan saat menjadi pembicara dalam acara bertema “Aktif di Tempat Kerja: Kesehatan Dimulai dari Kursi Anda dan Risiko Kesehatan di balik Kenyamanan AC dari sisi Radiologi”, yang diselenggarakan oleh Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP) DKI Jakarta.

 

Fauzan menjelaskan bahwa kebiasaan duduk terlalu lama tanpa diselingi aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, obesitas, dan masalah metabolisme.

Baca Juga :  Rahasia Sehat dari Bawang Bombai: Tangkal Kanker, Perkuat Rambut, Hingga Turunkan Tekanan Darah

 

Duduk rebahan tidak boleh lebih dari satu jam kecuali tidur malam. Minimal 20 menit bangun. Duduk satu jam, setelah satu jam kita harus melakukan gerak,” ujarnya.

 

Untuk mengatasi hal tersebut, Fauzan menyarankan agar setiap orang berdiri dan bergerak setelah duduk selama satu jam. Gerakan ringan yang bisa dilakukan di antaranya adalah berjalan mengelilingi ruangan sebanyak dua hingga tiga kali, atau jika tidak memungkinkan, cukup berdiri dan duduk dari kursi sebanyak sepuluh kali.

 

Duduk, bangun 10 kali saja. Kalau kurang, angkat saja kursinya, dorong ke atas,” jelasnya.

 

Khusus bagi para pekerja kantoran yang kerap menggunakan komputer dalam waktu lama, Fauzan juga menyarankan untuk sesekali mengetik dalam posisi berdiri serta mengurangi penggunaan gawai saat waktu istirahat.

Baca Juga :  Kukuhkan Dewan Pengawas, Bupati Sleman Dorong RSUD Sleman Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Kepada Masyarakat

 

Selain itu, ia mendorong masyarakat untuk memperbanyak aktivitas fisik ringan sepanjang hari, terutama bagi mereka yang memiliki rutinitas kerja yang padat. Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan antara lain menggunakan transportasi umum, memilih parkir di tempat yang lebih jauh, serta menggunakan tangga dibandingkan lift.

 

Fauzan juga menyebut konsep NEPA atau Non-Exercise Physical Activity, sebagai solusi praktis untuk tetap aktif meski tidak sedang berolahraga secara formal.

 

NEPA atau ‘Non-Exercise Physical Activity’ seperti naik angkutan umum, banyak jalan, parkir yang jauh,” ungkapnya.

 

Dengan meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya aktivitas fisik ringan, diharapkan masyarakat dapat meminimalkan risiko penyakit yang muncul akibat gaya hidup Sedentari.

Penulis : Sahrul Andi

Editor : Dumari

Sumber Berita: Saiki News

Berita Terkait

Kukuhkan Dewan Pengawas, Bupati Sleman Dorong RSUD Sleman Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Kepada Masyarakat
Wajib Tahu! 4 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D
Waspada! Penggunaan Earphone Berlebihan Picu Peradangan Telinga dan Gangguan Pendengaran
Transformasi Digital Bawa Lompatan Besar: Bethsaida Hospital Raih Pengakuan Global untuk Layanan Kesehatan Lebih Manusiawi
Rahasia Sehat dari Bawang Bombai: Tangkal Kanker, Perkuat Rambut, Hingga Turunkan Tekanan Darah
Berita ini 4 kali dibaca
Sedentari adalah gaya hidup yang ditandai dengan kurangnya aktivitas fisik, seringkali melibatkan duduk atau berbaring dalam waktu lama. Aktivitas fisik yang dilakukan hanya sedikit atau bahkan tidak ada, dan pengeluaran energi yang dihasilkan sangat rendah (kurang dari 1.5 METs).

Berita Terkait

Kamis, 24 Juli 2025 - 11:49 WIB

Kukuhkan Dewan Pengawas, Bupati Sleman Dorong RSUD Sleman Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Kepada Masyarakat

Kamis, 3 Juli 2025 - 12:27 WIB

Wajib Tahu! 4 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin D

Senin, 30 Juni 2025 - 20:37 WIB

Terlalu Lama Duduk atau Rebahan Tingkatkan Risiko Penyakit, Masyarakat Diminta Aktif Bergerak Setiap Satu Jam

Senin, 30 Juni 2025 - 09:52 WIB

Waspada! Penggunaan Earphone Berlebihan Picu Peradangan Telinga dan Gangguan Pendengaran

Sabtu, 28 Juni 2025 - 05:42 WIB

Transformasi Digital Bawa Lompatan Besar: Bethsaida Hospital Raih Pengakuan Global untuk Layanan Kesehatan Lebih Manusiawi

Berita Terbaru