Pengajian Akbar Isra Mi’raj di Ponpes Makrifatullah Sleman, Tekankan Salat, Ketahanan Pangan, dan Generasi Emas

- Jurnalis

Senin, 29 Desember 2025 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman–saikinews.id– Pondok Pesantren (Ponpes) Makrifatullah Yayasan Kiwari, Dusun Banaran, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Yogyakarta, menggelar Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Ahad (28/12/2025).
Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus Yayasan Kiwari, tokoh masyarakat, aparat pemerintah, jamaah, serta santri. Hadir di antaranya Ketua Yayasan Kiwari Supriyadi, S.IP, tokoh masyarakat H. Kasturi, perwakilan Panewu Minggir Dini Melani, serta penceramah utama Prof. Dr. H. Agung Budianto, M.P., Ph.D.


Ketua Yayasan Kiwari, Supriyadi, S.IP, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan dan jamaah. Ia juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara.
Supriyadi menjelaskan bahwa Yayasan Kiwari berdiri sejak 18 Februari 2018 dan hingga kini terus merintis pengembangan pesantren, termasuk pembangunan asrama serta penguatan program pendidikan, dakwah, dan ketahanan pangan. Ia berharap dukungan dan doa agar seluruh ikhtiar yayasan dapat berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi umat.

Baca Juga :  Peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Ma'rifatullah,Momentum Memperkuat Spiritual dan Pendidikan Karakter

Tokoh masyarakat, H. Kasturi, menekankan pentingnya pesantren yang terpadu dengan sektor pertanian. Menurutnya, pesantren berbasis ketahanan pangan sangat relevan untuk membangun kemandirian ekonomi umat dan ketahanan sosial masyarakat.
Sementara itu, Dini Melani, perwakilan Panewu Minggir, mengapresiasi peran Yayasan Kiwari dalam mendukung pembangunan manusia, khususnya dalam upaya mencetak generasi emas, termasuk kepedulian terhadap isu kesehatan dan penanggulangan stunting di wilayah Minggir.


Tausiah Prof. Dr. H. Agung Budianto
Dalam tausiah utamanya, Prof. Dr. H. Agung Budianto menjelaskan makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan spiritual Rasulullah SAW yang menegaskan kewajiban salat dan pentingnya kesiapan manusia menghadapi kehidupan akhirat.
Ia mengutip sejumlah ayat Al-Qur’an, di antaranya QS. Al-Isra ayat 1, QS. Al-Anbiya ayat 35, dan QS. Ali Imran ayat 113–115, yang menegaskan bahwa kehidupan dunia adalah ujian, sementara amal kebaikan akan berlipat ganda pahalanya, terlebih di bulan-bulan mulia seperti Rajab.
Prof. Agung juga menekankan pentingnya membangun peradaban umat melalui pendidikan, ketahanan pangan halal dan thayyib, serta pembiasaan syukur dan amal saleh sebagai bekal menuju akhirat.

Baca Juga :  Relawan Yayasan Kiwari Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

Penutup
Pengajian Akbar Isra Mi’raj ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Habibullah, memohon keselamatan, keberkahan dunia dan akhirat, serta doa bagi para pemimpin bangsa, masyarakat Indonesia, dan seluruh jamaah.
Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi momentum penguatan iman, ukhuwah, dan komitmen bersama dalam membangun umat melalui pendidikan dan nilai-nilai Islam.

Penulis : Ari Wu

Editor : Sahrul Andi

Sumber Berita: Saiki News

Berita Terkait

KH Habibullah Sampaikan Makna Sakaratul Maut dalam Pengajian Majelis Makrifatullah Sleman
Majelis Makrifatullah Sleman Ajak Jamaah Perkokoh Iman dan Amal Saleh di Awal 2026
Relawan Yayasan Kiwari Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera
Pembangunan Tahap ke 2 Panti Pesantren Yayasan kiwari Sleman Yogyakarta
Yayasan Kiwari Bangun Panti Pesantren Tahap ke 2 dan Gelar Pengajian Lansia Rutin di Sleman
Pemberdayaan Lansia dan Anak Yatim Yang Akan Di Gelar Di Kiwari Sejalan Dengan Misi Najwa Sugiarto, Miss Bantul 2024
Disnaker Sleman Fasilitasi Pencairan Dana JHT Rp9,3 Miliar untuk 356 Eks Pekerja MTG
Pemkab Sleman Serahkan Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Berita ini 1 kali dibaca
Tokoh masyarakat, H. Kasturi, menekankan pentingnya pesantren yang terpadu dengan sektor pertanian. Menurutnya, pesantren berbasis ketahanan pangan sangat relevan untuk membangun kemandirian ekonomi umat dan ketahanan sosial masyarakat.

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:40 WIB

KH Habibullah Sampaikan Makna Sakaratul Maut dalam Pengajian Majelis Makrifatullah Sleman

Minggu, 4 Januari 2026 - 09:32 WIB

Majelis Makrifatullah Sleman Ajak Jamaah Perkokoh Iman dan Amal Saleh di Awal 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 09:59 WIB

Pengajian Akbar Isra Mi’raj di Ponpes Makrifatullah Sleman, Tekankan Salat, Ketahanan Pangan, dan Generasi Emas

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:26 WIB

Relawan Yayasan Kiwari Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Pembangunan Tahap ke 2 Panti Pesantren Yayasan kiwari Sleman Yogyakarta

Berita Terbaru