KH Habibullah Sampaikan Makna Sakaratul Maut dalam Pengajian Majelis Makrifatullah Sleman

- Jurnalis

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SLEMAN –saikinews.id
Pengajian Pekanan Majelis Makrifatullah kembali digelar di Pondok Pesantren Makrifatullah Yayasan Kiwari, Masjid Jamilah, Dusun Banaran RT 02 RW 31, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad (01/02/2026).Pengajian dipimpin oleh Kyai Haji Habibullah, yang mengajak para jamaah untuk sinau bareng serta senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT limpahkan kepada umat manusia.

 

Dalam tausiyahnya, KH Habibullah menegaskan bahwa ajakan kepada kebaikan dan dakwah Islam tidak dilakukan dengan paksaan. Ia mencontohkan dakwah Rasulullah SAW yang mengajak umat manusia masuk Islam dengan kelembutan dan penuh kesadaran hati. Kehadiran jamaah dalam pengajian pun harus tumbuh dari sanubari masing-masing sebagai wujud kesadaran untuk belajar dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.Selain itu, KH Habibullah juga mengingatkan kewajiban umat sebagai warga negara Indonesia. Menurutnya, menjadi warga negara yang baik berarti menaati aturan, termasuk kewajiban membayar pajak seperti PBB, listrik, kendaraan bermotor, dan kewajiban lainnya sebagai bentuk tanggung jawab bersama demi kesejahteraan bangsa.

Baca Juga :  Peringati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H, Yayasan Kiwari Gelar Santunan Yatim di Joglo Ma'rifatullah Kiwari

Pada kesempatan tersebut, KH Habibullah mengulas QS. Qaf ayat 19, yang berbunyi:
“Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang dahulu hendak kamu hindari.” (QS. Qaf: 19)
Ayat ini menegaskan bahwa kematian merupakan kebenaran yang tidak dapat dihindari oleh siapa pun. Sakaratul maut adalah peristiwa berat ketika ruh berpisah dari jasad, yang menjadi bukti nyata akan adanya kehidupan akhirat dan hari kebangkitan.
Ia juga mengajak jamaah untuk selalu eling marang Gusti Allah, mengingat bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Tidur, menurutnya, adalah gambaran kecil dari kematian, sehingga manusia hendaknya senantiasa mempersiapkan diri menghadapi sakaratul maut dengan amal saleh.

Untuk memohon kemudahan saat sakaratul maut, KH Habibullah menganjurkan umat Islam memperbanyak doa, di antaranya:
“Allahumma hawwin ‘alaina fii sakarootil-maut”
(Ya Allah, mudahkanlah bagi kami dalam menempuh sakaratul maut).
Ia juga menyampaikan anjuran membaca Surat Yasin dan Surat Ar-Ra’d di dekat orang yang sedang menghadapi sakaratul maut, serta menuntun kalimat tauhid “Laa ilaha illallah” agar ruh dimudahkan keluar dengan tenang.

Baca Juga :  Peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Ma'rifatullah,Momentum Memperkuat Spiritual dan Pendidikan Karakter

KH Habibullah menutup tausiyahnya dengan pesan agar jamaah memperbanyak dzikirullah, baik dengan suara lirih maupun dzikir di dalam hati (sirri). Ia mengibaratkan Al-Qur’an sebagai cahaya bagi hati, sebagaimana lampu menerangi rumah.


Pengajian berlangsung khidmat dan penuh keberkahan karena diguyur hujan. Jamaah pun diajak membaca doa saat hujan lebat agar tidak membawa mudarat, serta doa ketika hujan reda. Hujan disebut sebagai waktu mustajab untuk berdoa, sehingga umat Islam dianjurkan memperbanyak permohonan kebaikan dan senantiasa bersyukur atas nikmat Allah SWT.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ungkapan rasa syukur.
Alhamdulillah.

Penulis : Ari Wu

Editor : Sahrul Andi

Sumber Berita: Saiki News

Berita Terkait

Majelis Makrifatullah Sleman Ajak Jamaah Perkokoh Iman dan Amal Saleh di Awal 2026
Pengajian Akbar Isra Mi’raj di Ponpes Makrifatullah Sleman, Tekankan Salat, Ketahanan Pangan, dan Generasi Emas
Relawan Yayasan Kiwari Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera
Pembangunan Tahap ke 2 Panti Pesantren Yayasan kiwari Sleman Yogyakarta
Yayasan Kiwari Bangun Panti Pesantren Tahap ke 2 dan Gelar Pengajian Lansia Rutin di Sleman
Pemberdayaan Lansia dan Anak Yatim Yang Akan Di Gelar Di Kiwari Sejalan Dengan Misi Najwa Sugiarto, Miss Bantul 2024
Disnaker Sleman Fasilitasi Pencairan Dana JHT Rp9,3 Miliar untuk 356 Eks Pekerja MTG
Pemkab Sleman Serahkan Bantuan Sosial Bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Berita ini 1 kali dibaca
Pengajian Pekanan Majelis Makrifatullah kembali digelar di Pondok Pesantren Makrifatullah Yayasan Kiwari, Masjid Jamilah, Dusun Banaran RT 02 RW 31, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad (01/02/2026).

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:40 WIB

KH Habibullah Sampaikan Makna Sakaratul Maut dalam Pengajian Majelis Makrifatullah Sleman

Minggu, 4 Januari 2026 - 09:32 WIB

Majelis Makrifatullah Sleman Ajak Jamaah Perkokoh Iman dan Amal Saleh di Awal 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 09:59 WIB

Pengajian Akbar Isra Mi’raj di Ponpes Makrifatullah Sleman, Tekankan Salat, Ketahanan Pangan, dan Generasi Emas

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:26 WIB

Relawan Yayasan Kiwari Galang Dana Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 11:08 WIB

Pembangunan Tahap ke 2 Panti Pesantren Yayasan kiwari Sleman Yogyakarta

Berita Terbaru